Pembelajaran Kooperatif: Think Pairs Share

|

Think Pairs Share atau Berpikir-Berpasangan-Berbagi dengan Kelas/ B3K merupakan model pembelajaran kooperatif yang sangat populer karena mudah pengelolaan kelasnya. Model pembelajaran ini pertama kali dikembangkan oleh Profesor Frank Lyman dari Universitas Maryland pada 1981 dan diadopsi oleh banyak penulis di bidang pembelajaran kooperatif sejak saat itu.

Guru yang menggunakan model pembelajaran ini menyajikan materi secara klasikal, kemudian memberikan permasalahan/pertanyaan kepada siswa. Siswa merenungkan dan mencari kemungkinan jawabannya (think), setelah itu guru meminta siswa bekerja kelompok dengan cara berpasangan sebangku-sebangku (pairs) untuk mendiskusikan jawaban mereka. Hasil dari bekerja kelompok dipresentasikan pada kelas (share).


Langkah-langkah:

a. Guru memberikan suatu permasalahan / pertanyaan pada kelas. Misalnya, guru bertanya, "Apa yang dimaksud dengan pemanasan global? Mengapa isu pemanasan global sedang ramai dibicarakan orang? Adakah tanda-tanda terjadinya pemanasan global di kota ini?"

b. Setiap siswa secara individual diminta untuk merenungkan kemungkinan jawabannya terlebih dahulu. Guru memberikan waktu yang cukup. Tahap ini disebut tahap Berpikir / Think.

c. Setelah siswa mencari / memikirkan jawaban atau tanggapan sendiri-sendiri, guru kemudian meminta siswa secara berpasangan mendiskusikan jawaban mereka. Pada kesempatan ini mereka bisa saling bertukar pikiran dan argumentasi tentang permasalahan yang disampaikan oleh guru. Tahap ini disebut tahap berdiskusi Berpasangan / in Pairs.

d. Setelah diskusi berpasangan dirasakan cukup, guru mengundang tiap siswa / pasangan siswa untuk berbagi jawaban atau komentar secara pleno kelas terhadap permasalahan yang diajukan guru. Tahap ini disebut Berbagi / Share.


Salam Belajar!

0 comments:

 

©2008 - 2011 paksiman@BLOG | Template Blue by TNB